Jumat, 15 April 2016

Pembunuh Virus HIV Aids (Senyawa baru - Softskill)


Senyawa Pembunuh Virus HIV Aids

 
            Penyakit HIV-AIDS adalah penyakit yang dianggap paling membahayakan dan mematikan yang berada di dunia, salah satu sebabnya adalah belum ditemukan obat ampuh untuk mengatasi penyakit ini. Oleh sebab itu langkah-langkah sosialisasi pencegahan dan penelitian untuk menghadapi penyakit ini dilakukan diseluruh dunia serta mendapat dukungan dari banyak pihak.

HIV-AIDS (Human Imunodeficiency Virus-Acquired Immune Deficiency Sydrome) adalah sejenis penyakit yang menyebabkan hilangnya kekebalan tubuh seseorang. Ketika kondisi kesehatan menurun ataupun ketika sedang dalam keadaan lelah, dengan mudah kondisi tubuh terasa lemah dan gampang jatuh sakit. Penderita yang mengidap penyakit ini seakan-akan tidak memiliki harapan lagi untuk hidup, karena sistem kekebalan tubuhnya sudah lemah ataupun sudah rusak sehingga sangat mudah terkena penyakit atau jatuh sakit.

Dari data yang dilansir oleh Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit Menular (PPML), melaporkan per Semptember 2011 dari 10 provinsi dengan kumulatif ditemukan kasus AIDS terbanyak, terdapat variasi data jumlah yang tertular, tiga yang terbanyak adalah Jatim sebanyak 4318 orang, Papua 4005 orang, dan DKI Jakarta 3998 orang. Namun secara umum prevalensi orang dengan dengan HIV terbanyak, banyak terdapat di kota-kota besar di Indonesia. Belum lagi banyak yang mengatakan bahwa fenomena ini, ibarat fenomena gunung es atau mata buaya, yang mana yang tidak kelihatan lebih banyak dari yang kelihatan. Masalah ini perlu menjadi perhatian kita semua, karena kalau dibiarkan begitu saja maka akan banyak lagi orang yang akan tertular. Beberapa ide sudah dilakukan namun belum maksimal diantara memberikan sosialisasi tentang pengetahuan pencegahan penularan AIDS, dan yang lain perlu pemahamaan kepada masyarakat bahwa stigma dan diskriminasi, orang dengan HIV adalah orang yang amoral perlu dihilangkan. Dengan begitu orang akan sadar dan mau bersama-sama bermasyarakat dan juga akan membuka diri bagi orang dengan HIV untuk mendatakan diri ke pihak-pihak terkait demi untuk mencegah penularan HIV yang lebih luas lagi.
  
Beberapa waktu lalu dikejutkan dengan penemuan sejenis senyawa untuk penangkalnya. Ketidaksengajaan itu dilakukan oleh seorang asisten profesor Zhilei Chen dari Universitas AM Texas, Amerika Serikat yang sedang melakukan penelitian didalam laboratoriumnya. Virus yang menyebabkan penyakit AIDS tersebut akan mengalami kehancuran material genetiknya ketika diberikan senyawa yang bernama Pd 404. 182.

 
Senyawa itu menghancurkan material genetik virus HIV dengan merusak RNA-nya, sehingga sulit berkembangbiak dan akhirnya tidak dapat menginfeksi manusia. Meski demikian, senyawa anti virus HIV ini masih terus dikembangbiakkan untuk diproduksi secara massal, agar lebih aman dan tidak membahayakan ketika digunakan pada manusia. Setidaknya, terdapat tiga tahap yang harus dilalui sebelum senyawa tersebut digunakan masyarakat, yaitu 3 sampai 4 tahun harus diujicobakan pada hewan.

Kemudian 4 sampat 5 tahun diujicobakan pada relawan manusia. Lalu 2 sampai 3 tahun untuk registrasi, sebelum akhirnya diproduksi dalam jumlah banyak. Kerja keras Zhilei Chen membuahkan hasil, ia mendapatkan penghargaan dan perhatian dari seluruh dunia. Karena dapat menghilangkan kekhawatiran orang, seolah orang yang mengidap penyakit HIV-AIDS tidak memiliki harapan untuk hidup.

               Namun ditemukan Varian HIV langka Ditengah harapan kuat, dan kegembiraan terhadap penemuan senyawa PD 404. 182. Seperti dilansir oleb BBC. Seorang Pria Prancis, 57 tahun terjangkit Varian HIV langka, sepulang dari negara Kamerun. Pria itu terjangkit HIV langka yaitu HIV-1 grup N yang sebelumnya pernah ditemukan pada tahun 1998 yang menginfeksi seorang perempuan kamerun, setelah berhubungan seksual dengan pasangan wanitanya di negara tersebut. Karena keluhannya demam tinggi, timbul ruam dan bisul, maka pria tersebut dibawa ke RS Saint Loise. Dari hasil pemeriksaan oleh Tim dokter yang dipimpin oleh Profesor Francois Simon menemukan di dalam tubuh pria tersebut terdapat varian HIV langka ini. Oleh karena ini, perlu dihimbau agar badan otoritas yang berwewenang diseluruh dunia untuk segera mengawasi epidemi virus ini agar tidak menyebar lebih luas lagi. Sekaligus menghimbau masyarakat agar lebih memahamkan diri tetang cara-cara penularan virus ini dan menghindarkan diri untuk tertulari. Ini penting karena walaupun ada sedikit kabar gembira tentang senyawa PD 404.182 yang dapat membunuh HIV, namun senyawa PD 404. 182 belum tentu secara efektif membunuh varian HIV langka ini karena perbedaan material pembentuknya.


Sumber
Ada Disini. Obat HIV. http://www.adadisini.info
Crowd Voice. Senyawa Pembunuh Virus HIV. https://id.crowdvoice.com
Handoko. Penemuan Senyawa Baru. https://handokosetyawan212.wordpress.com
Kompasiana. Senyawa Pembunuh Aids. http://www.kompasiana.com
Mas Tomblo.Temuan Senyawa.  http://mastomblo.blogspot.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar